Minggu, 02 Juli 2017

Pendidikan anak berkebutuhan Khusus (Tugas Resume 2 psikologi pendidikan)


SIAPAKAH ANAK YANG MENDERITA KETIDAKMAMPUAN ITU?


Hasil gambar untuk anak berkebutuhan khusus


Dahulu istilah “ketidakmampuan” (disability) dan “cacat” (handicap) dapat dipakai bersama-sama, namun kini kedua istilah itu dibedakan. Disability adalah keterbatasan fungsi yang membatasi kemampuan seseorang. Handicap adalah kondisi yang dinisbahkan pada seseorang yang menderita ketidakmampuan.

Gangguan Indra

Gangguan penglihatan. Beberapa murid mengalami problem penglihatan (visual) yang masih belum diperbaiki. Jika anda melihat murid anda sering memicingkan mata, membaca buku dari jarak yang amat dekat, sering mengucek-ucek mata, dan sering mengeluh karena pandangannya kabur atau suram, maka suruh mereka untuk memeriksakan diri (Boyles & Contadino, 1997).

Gangguan pendengaran. Gangguan pendengaran dapat menyulitkan proses belajar anak. Anak yang tuli secara lahir atau menderita tuli saat masih anak-anak biasanya lemah dalam kemampuan berbicara dan bahasanya.

Gangguan Fisik

Gangguan Ortopedik. Biasanya berupa keterbatasan gerak atau kurang mampu mengontrol gerak karena ada masalah di otot, tulang, atau sendi.

Cerebral palsy adalah gangguan yang berupa lemahnya koordinasi otot, tubuh sangat lemah dan goyah (shaking), atau bicaranya tidak jelas.

Gangguan kejang-kejang. Jenis yang paling dijumpai adalah epilepsy, gangguan saraf yang biasanya ditandai dengan serangan terhadap sensorimotor atau kejang-kejang.

Retardasi Mental

Retardasi mental adalah kondisi sebelum usia 18 tahun yang ditandai dengan rendahnya kecerdasan (biasanya nilai IQ-nya di bawah 70)dan sulit beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari.
Retardasi mental disebabkan oleh faktor genetik dan kerusakan otak (Dykens, Hodapp, & Finucane, 2000).

Down syndrome, adalah bentuk retardasi mental yang ditransmisikan secara genetic akibat adanya kromosom ekstra (kromoson ke-47)

Fragile X syndrome, adalah bentuk retardasi mental yang ditransmisikan secara genetic sebagai akibat dari kromosom X yang tidak normal.

Fetal alcohol syndrome, serangkaian ketidaknormalan. Termasuk retardasi mental dan ketidaknormalan wajah, yang menimpa anak dari ibu yang suka minum-minuman beralkohol selama masa kehamilan.

Gangguan Bicara dan Bahasa

Gangguan artikulasi. Adalah problem dalam pengucapan suara secara benar.

Gangguan suara. Gangguan dalam menghasilkan ucapan, yakni ucapan yang keras, kencang, terlalu tinggi, atau terlalu rendah nadanya.

Gangguan kefasihan. Gangguan yang biasanya disebut “gagap”.

Gangguan Bahasa. Adalah kerusakan signifikan dalam bahasa reseptif atau bahasa ekspresif anak.

Ketidakmampuan Belajar

Learning disability yaitu ketidakmampuan di mana anak: (1) punya inteligensi normal atau di atas rata-rata; (2) kesulitan setidaknya dalam satu atau lebih mata pelajaran; dan (3) tidak punya problem atau gangguan lain, seperti retardasi mental, yang menyebabkan kesulita.;

Dyslexia, kerusakan berat dalam kemampuan membaca dan megeja.

Gangguan Perilaku dan Emosional

Gangguan perilaku dan emosional terdiri dari problem serius dan terus-menerus yang berkaitan dengan hubungan, agresi, depresi, ketakutan yang berkaitan dengan persoalan pribadi atau sekolah, dan juga berhubungan degan karakteristik sosio-emosional.
Ada bermacam-macam istilah untuk mendeskripsikan gangguan emosional dan perilaku, antara lain emotional disturbances, behavior disorders, dan maladjusted children (Coleman & Webber, 2002).

Perilaku Agresif, di Luar Kontrol. Beberapa anak yang digolongkan memiliki gangguan emosional serius dan melakukan tindakan yang mengganggu, agresif, membangkang, atau membahayakan, biasanya akan dikeluarkan dari sekolah (Terman, dkk., 1996). Perilaku seperti ini biasanya banyak terjadi dalam diri anak lelaki ketimbang anak perempuan, dan kebanyakan dari keluarga kelas menengah ke bawah (Achenbach, dkk., 1991).


Depresi, Kecemasan, dan Ketakutan. Depresi adalah jenis gangguan mood di mana pengidapnya merasa dirinya tak berharga sama sekali, percaya bahwa keadaan tidak akan pernah membaik, dan tampak lesu dan tidak bersemangat dalam jangka waktu yang lama. Kecemasan (anxiety) adalah perasaan yang tidak menentu sekaligus tidak menyenangkan (Kowalski, 2000).

0 komentar:

Posting Komentar